Rembuk stunting Tahun 2026 Pemerintah Kalurahan Bohol

Administrator 19 Mei 2026 14:17:29 WIB

Bohol ( Sida Samekta), Selasa 19 Mei 2026 Pemerintah Kalurahan Bohol terus melakukan langkah penanganan terhadap kasus stunting yang terjadi di wilayahnya. Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan Rembuk Stunting kesehatan, terdapat 10 anak yang terdata mengalami stunting. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama agar anak-anak dapat memperoleh pendampingan kesehatan yang maksimal demi mendukung tumbuh kembang yang lebih baik.

 

Dalam sambutannya, Bapak Sugeng menyampaikan usulan agar anak-anak yang mengalami stunting dapat menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD dengan pendampingan dari pihak Puskesmas. Menurutnya, program tersebut dapat diawali dengan lima balita terlebih dahulu bersama orang tuanya sebagai langkah awal pendampingan intensif. Usulan tersebut kemudian ditanyakan kepada para ibu kader Kalurahan Bohol untuk mendapatkan dukungan dan persetujuan bersama.

 

Bapak Sugeng berharap adanya kerja sama antara pemerintah kalurahan, tenaga kesehatan, dan para kader dapat membantu mempercepat penanganan stunting di Bohol. Dengan pemeriksaan kesehatan yang lebih lengkap di rumah sakit serta pendampingan rutin dari Puskesmas, kondisi kesehatan balita dapat dipantau secara berkala sehingga penanganan dapat dilakukan lebih tepat sasaran.

 

Sementara itu, Bapak Kukuh menyampaikan bahwa upaya pencegahan stunting harus dilakukan sejak dini, bahkan dimulai dari calon pengantin. Ia menegaskan pentingnya perhatian terhadap kesehatan sejak masa persiapan pernikahan, masa kehamilan, hingga anak memasuki usia baduta atau balita bawah dua tahun. Menurutnya, periode tersebut merupakan masa penting yang sangat menentukan kualitas pertumbuhan anak.

 

Selain itu, Bapak Kukuh juga menekankan pentingnya pendampingan dalam proses posyandu oleh pihak Kalurahan, tenaga kesehatan, maupun instansi terkait agar pengukuran balita dapat dilakukan secara tepat dan sesuai standar. Hal tersebut disampaikan setelah dilakukan peninjauan terhadap data 10 balita stunting, di mana hanya satu balita yang terindikasi berisiko gizi kurang. Dengan pendampingan yang baik, diharapkan data kesehatan anak menjadi lebih akurat dan program penanganan stunting di Kalurahan Bohol dapat berjalan lebih efektif.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Kampleng
    Makasih infonya,sangat membantu ...baca selengkapnya
    09 Juni 2021 20:17:22 WIB
Galeri Foto
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial