Peringatan Hari Jadi ke-196 Kabupaten Gunungkidul Digelar di Kalurahan Bohol

RHESTU INAYU 03 Oktober 2026 22:19:34 WIB

Bohol ( Sida Samekta)_Peringatan Hari Jadi ke-196 Kabupaten Gunungkidul Tahun 2026 diperingati dengan suasana khidmat melalui kegiatan Malam Tirakatan yang digelar di Kalurahan Bohol, Kapanewon Rongkop, Sabtu (3/10/2026).

 

Kegiatan tersebut dimulai pada pukul 20.00 WIB dan berlangsung dengan penuh kebersamaan. Warga dan berbagai unsur masyarakat Kalurahan Bohol mengikuti rangkaian acara sebagai bentuk penghormatan terhadap perjalanan sejarah Kabupaten Gunungkidul.

 

Peringatan Hari Jadi ke-196 Kabupaten Gunungkidul tahun ini mengusung tema **“Gayeng Guyub, Waras Ragane-Tentrem Atine.”** Tema tersebut menjadi semangat dalam membangun kebersamaan, kesehatan jasmani, ketenteraman hati, serta kerukunan masyarakat.

 

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan yang disampaikan oleh Anang Heru Purnama selaku Plt. Carik Kalurahan Bohol. Pembukaan tersebut menandai dimulainya kegiatan Malam Tirakatan Hari Jadi ke-196 Kabupaten Gunungkidul.

 

Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Yudi Wibawa selaku Plt. Lurah Bohol. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat atas Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul yang ke-196.

 

“Kami mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196,” ujar Yudi Wibawa dalam sambutannya.

 

Ia menyampaikan harapan agar Kabupaten Gunungkidul senantiasa mendapatkan keberkahan serta dijauhkan dari berbagai marabahaya. Selain itu, ia juga berharap Gunungkidul senantiasa diberikan pemimpin dan masyarakat yang amanah.

 

“Semoga Kabupaten Gunungkidul senantiasa mendapatkan keberkahan, dijauhkan dari berbagai marabahaya, diberikan pemimpin dan masyarakat yang amanah, serta senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT,” lanjutnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Yudi juga menyampaikan harapan bagi kemajuan Kalurahan Bohol. Ia berharap masyarakat Bohol semakin sejahtera, tenteram, guyub, rukun, serta selalu mendapatkan keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Semoga Kalurahan Bohol juga semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, tenteram, guyub, rukun, dan selalu dilimpahi keberkahan,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut, Yudi berharap kegiatan Malam Tirakatan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat rasa syukur dan kebersamaan masyarakat.

 

“Mugi-mugi kanthi tirakatan menika, kita tansah pikantuk berkah, katentreman, lan kekiyatan kangge nglajengaken pembangunan Kabupaten Gunungkidul lan Kalurahan Bohol ingkang kita tresnani,” tuturnya.

 

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan pembacaan singkat mengenai sejarah Kabupaten Gunungkidul. Materi sejarah tersebut disampaikan oleh Catur Agus Pambudi selaku Kaur Tata Laksana Kalurahan Bohol.

 

Penyampaian sejarah tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian peringatan Hari Jadi. Melalui pengenalan sejarah, masyarakat diajak untuk mengingat perjalanan panjang Kabupaten Gunungkidul hingga mencapai usia 196 tahun.

 

Setelah pembacaan sejarah, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng. Prosesi tersebut menjadi salah satu simbol rasa syukur atas perjalanan Kabupaten Gunungkidul serta doa untuk keberlangsungan pembangunan di masa mendatang.

 

Pemotongan tumpeng juga berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Para peserta yang hadir mengikuti prosesi tersebut sebagai bagian dari rangkaian Malam Tirakatan Hari Jadi ke-196 Kabupaten Gunungkidul.

 

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa. Doa dipimpin oleh Bapak Tugino selaku tokoh masyarakat bersama Bapak Priyo Setiawan selaku Ketua LPMKal Kalurahan Bohol.

 

Doa bersama tersebut menjadi momentum untuk memanjatkan harapan agar Kabupaten Gunungkidul dan Kalurahan Bohol senantiasa berada dalam perlindungan Tuhan Yang Maha Esa serta diberikan kedamaian dan keberkahan.

 

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan **Gaung Gamelan di Kalurahan Bohol**. Kegiatan tersebut menghadirkan kelompok kesenian karawitan **“Marsudi Langen Wirama.”**

 

Penampilan kelompok karawitan tersebut berlangsung bersamaan dengan pelaksanaan Malam Tirakatan. Alunan gamelan dan tembang Jawa menambah suasana khas budaya Jawa dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul.

 

Sejumlah gendhing dibawakan dalam kegiatan tersebut. Di antaranya **Ladrang Mugi Rahayu**, **Ladrang Wilujeng**, dan **Ladrang Dirgahayu**.

 

Lantunan gendhing tersebut turut memberikan nuansa khidmat sekaligus guyub dalam kegiatan yang diikuti berbagai unsur masyarakat Kalurahan Bohol. Kesenian tradisional menjadi bagian dari upaya menjaga dan melestarikan budaya lokal dalam momentum peringatan Hari Jadi.

 

Kegiatan Malam Tirakatan Hari Jadi ke-196 Kabupaten Gunungkidul di Kalurahan Bohol juga dihadiri oleh berbagai unsur kelembagaan dan masyarakat. Kehadiran berbagai elemen tersebut menunjukkan semangat kebersamaan dalam memperingati hari jadi daerah.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Bamuskal, pamong Kalurahan Bohol, Babinsa, Bhabinkamtibmas, ketua RT dan RW, Karang Taruna, LPMKal, PKK, serta tokoh masyarakat.

 

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari semangat **“Gayeng Guyub, Waras Ragane-Tentrem Atine”** yang menjadi tema peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul tahun 2026.

 

Melalui Malam Tirakatan, masyarakat Kalurahan Bohol tidak hanya memperingati bertambahnya usia Kabupaten Gunungkidul, tetapi juga memperkuat tali silaturahmi dan kebersamaan antarwarga.

 

Suasana kebersamaan semakin terasa dengan hadirnya kesenian karawitan yang mengiringi malam peringatan. Tradisi dan budaya lokal berpadu dengan doa serta refleksi sejarah dalam satu rangkaian kegiatan.

 

Peringatan Hari Jadi ke-196 Kabupaten Gunungkidul di Kalurahan Bohol diharapkan dapat menjadi momentum untuk terus menjaga kerukunan masyarakat. Semangat gotong royong dan kebersamaan diharapkan terus tumbuh dalam mendukung pembangunan daerah.

 

Dengan terlaksananya Malam Tirakatan tersebut, masyarakat Kalurahan Bohol turut menyampaikan doa dan harapan bagi Kabupaten Gunungkidul agar semakin maju, aman, tenteram, sejahtera, dan senantiasa mendapatkan keberkahan.

 

Rangkaian kegiatan kemudian berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Peringatan Hari Jadi ke-196 Kabupaten Gunungkidul di Kalurahan Bohol menjadi wujud rasa syukur sekaligus penghormatan terhadap perjalanan panjang Kabupaten Gunungkidul.

 

Semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Dengan **“Gayeng Guyub, Waras Ragane-Tentrem Atine,”** peringatan Hari Jadi ke-196 Kabupaten Gunungkidul diharapkan membawa semangat baru untuk melanjutkan pembangunan dan menjaga keharmonisan masyarakat di Kabupaten Gunungkidul, khususnya Kalurahan Bohol.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Kampleng
    Makasih infonya,sangat membantu ...baca selengkapnya
    09 Juni 2021 20:17:22 WIB
Galeri Foto
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial