Kromojati, “Maharku Kepadamu”
07 Mei 2018 12:42:36 WIB
“Kapan nikah?” pertanyaan yang bikin kepala berasap. Ngapain sih nanya-nanya. Nyariin nggak, tapi tiap hari ngomongnya nyelekit.
Kalau ada pemuda-pemudi yang akan menikah, diwajibakan untuk menanam 10 bibit pohon jati. Demi pelestarian lingkungan hutan di Desa Bohol yang kini mulai terkikis. Oleh sebab itu, pemdes Bohol sejak tahun 2007 lalu telah memberlakukan “nikah kromojati”.
Kromojati berasal dari kata kromo. Dalam istilah bahasa Jawa berarti pernikahan. Jati merupakan nama salah satu jenis tanaman keras. Nikah kromojati bisa diartikan sebagai sebuah peresmian ikatan hubungan antara pria dan wanita secara sah menurut hukum yang berlaku disertai penanaman bibit pohon jati. Upaya pemberlakuan nikah kromojati di desa Bohol terbukti ampuh. Ampuhnya, bisa memupuk tingkat kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelestarian hutan. Bibit pohon jati yang ditanam calon pengantin sebanyak 5 di lahan kritis desa, dan 5 lagi di lahan milik calon pengantin,,,,
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Genduri Rasul Blok Utara Usung Tema “Cipto, Roso, lan Karso”, Pererat Kebersamaan Empat Padukuhan
- Penilaian lomba pengagungan HUT RI ke 81 di padukuhan Belang Guyub
- Merti Bumi Rasulan Blok Selatan Bertema "Jujuk – Jajak – Jejek", Wujud Syukur dan Pelestarian Tradis
- Apel Kerja Senin, 3 Agustus 2026 Kalurahan Bohol Matangkan Persiapan Pengagungan
- Monitoring Progres Pembayaran PBB, Kapanewon Rongkop Dorong Kalurahan Bohol Segera Capai Lunas Pajak
- SOSIALISASI PENGUATAN KESADARAN HUKUM
- Vaksinasi Antraks Tahun 2026 di Kalurahan Bohol
Komentar Terkini
-
Kampleng
Makasih infonya,sangat membantu ...baca selengkapnya
09 Juni 2021 20:17:22 WIB
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |










